Lhoh…ini khan *******?!!!


Singkat kata, di Bandung diadain Pameran Perumahan yang digelar dari tanggal 30 April – 8 Mei 2011 di Graha Manggala Siliwangi. Saya dan istri pun memutuskan kesana pada hari sabtunya tanggal 30 April 2011. Kami pun mengetahui adanya pameran bukan dari spanduk, tapi dari iklan perumahan di koran Tribun Jabar. Kami bertolak kesana dari rumah mertua yang terletak di daerah Kopo/Leuwi Panjang, sekitar 1 jam kemudian kami sudah sampai di Graha Manggala Siliwangi. Kami pun memarkirkan kendaraan dan mulai masuk ke area pameran, and its free alias gratisan ga perlu bayar tiket masuk. Yach..paling juga cuma bayar parkir doank😛

Ada sekitar 30 menitan kami berada didalam, sekedar tanya sana-sini mengenai harga properti dan mengumpulkan brosur dari berbagai stand pameran. Lumayanlah… ada sekitar lebih dari 10 brosur yang kami kumpulkan. Kami pun pulang… dan mulai menyortir daerah incaran perumahan yang mungkin masuk budget dan kriteria. Dan… terkumpullah sekitar 3 perumahan inceran yang akan mulai kami kunjungi. Atas saran istri saya, hari minggunya kami akan mengunjungi perumahan A di daerah ********** (*Sengaja tidak menyebutkan nama perumahan dan daerah).

Hari minggu jam 9 pagi, kami pun menuju daerah inceran dengan bermodalkan peta dari brosur. Karna istri tercinta saya merupakan lively GPS😀, jadi tidak terlalu susah menemukan daerah tujuan. Sepanjang perjalanan fine2 ajah, tidak macet, tidak gersang, tidak berdebu dengan jalan2 yang telah dibeton hotmix dan kami pun tidak menemui hambatan yang berarti menemui perumahan A. Setelah kami ubek2 didalamnya, sejujurnya ga begitu tertarik dan specnya ga sesuai dengan yang kami inginkan. Kami pun cuma memberi nilai 50% awalnya. Karna kami sudah terlajur berada didaerah ********** ini sekalian saja kami ubek2, kali aja menemukan perumahan yang cute lainnya.😛

Dan ternyata benar saja… sekitar 10m dari perumahan A kami menemukan Perumahan B dengan tipe rumahnya yang minimalis. Kami pun sengaja melongok kedalamnya untuk melihat2 kedalam dan jujur saja..kami pun dah ‘jatuh cinta’ ama ni perumahan, yang kami beri nama Perumahan B😀. Dan perumahan B ini bukan termasuk developer yang ikut dalam pameran perumahan di Graha Manggala Siliwangi. Kemudian kami pun masuk ke kantor pemasarannya, minta brosur dan sekedar tanya-tanya. Dalam hati pun, saya sudah memutuskan akan mengunjungi perumahan B ini lagi minggu depann untuk menyeriuskannya. Soalni ni perumahan masuk kriteria banget such as : rumah berkonsep minimalis, harga ga terlalu mahal, konsep culdesak, dekat dengan masjid, jalan masuk yang sudah dibeton hotmix, dekat dengan pusat perbelanjaan (Yogya, Griya, Borma), banyak yg berjualan sepanjang jalan, dekat dengan rumah mertua serta ga terlalu jauh dengan rumah ortu saya. Dengan berbagai kelebihan itulah, kami pun mencoret perumahan A dan mulai memikirkan untuk mengambil perumahan B.😀

Begitu kami pulang, nyokap menanyakan kami kemana saja dan kami pun menjawab tadi kami ke daerah  **********. Dan nyokap pun bilang “lhoh, itu khan daerah banjir? Jangan ambil daerah banjir, bakal ribet soalnya”. Dan kami pun agak sedikit kaget dan mulai mencari-cari info ke beberapa orang tentang daerah tersebut. Rata-rata orang yang kami tanyakan mengatakan daerah tersebut tidak banjir kok dan kami pun sedikit lega sebenarnya. Sebenarnya salah satu cara instan tuk ngetahui daerah tersebut banjir/enggak, dateng langsung ke daerah tersebut setelah hujan atau bisa juga tanya langsung ke orang-orang yang tinggal disana.

Biasanya habis magrib kami pulang ke rumah mertua tapi karena hujan yang cukup deras dan lama, kepulangan kami sedikit tertunda. Baru dech jam 8 malam kami bisa pulang dan itupun hujan rintik2 disepanjang perjalanan. Disepanjang perjalanan itulah, kami membicarakan tentang perumahan B, perumahan inceran saya dan istri. Dan seketika itu pula saya bilang ke istri “sekarang aja nge-check nya, khan ini habis hujan gede?! Pasti keliatan, tu daerah banjir ato ndak” kata diriku dengan antusiasnya. Istri pun bilang “Yakin nih?? ga capek? Ga usah buru2…” ujarnya. Tapi aq meyakinkan, bahwa aq ga capek dan lebih baik sekarang saja lihatnya. Akhirnya… kami pun memutuskan mendatangi kembali Perumahan B untuk yang kedua kalinya didalam hari yang sama.

Disiang harinya, kami mengunjungi perumahan tersebut melalui jalur B1 dan keluar dari jalur B2 tetapi malam ini akan dibalik, kami akan masuk melalui B2 dan keluar dari jalur B1. Tidak beberapa lama kemudian kami sampai ke jalan masuk B2, “tapi kok gelap banget ya” kata diriku ke istri. “Iya yach?” ujar istriku pula. Dari jalan masuk B2 kedalam perumahan B gelap dan ‘sepi’ banget. Hampir tidak ada lampu penerangan yang menyala disepanjang perjalanan. Walaupun didaerah tersebut ada orang yang lalu lalang dan ada yang jualan tapi kok berasa sepi ya??? Dan hal itulah yang aq diskusikan kepada istri. Istriku pun juga ternyata menyadarinya.

Dan memang itulah apa adanya, jalanan berasa sepi, toko2 yang pada siang harinya buka dan mungkin akan terlihat ramai dimalam harinya ternyata mendadak sepi, walaupun banyak rumah disana tapi terasa sepi banget dan dalam hati kecil ini… mulai merasakan tidak betah berada di daerah ini kalo malam hari menjelang. Dan tingkat optimisme untuk mengambil ni perumahan turun menjadi 80 %. Setelah puas keliling2 dengan air hujan yang turun rintik-rintik, kami pun memutuskan pulang tapi pulang melalui jalur B1. Dan seperti biasa istriku lah yang menjadi GPS, penunjuk arah kemana kami akan pulang.

Dan anehnya… biasanya istriku yang sebagai petunjuk jalan jarang banget salaaah, kali ini GPS nya kok kayak yang tiba2 mati??? Dia pun … tampak bingung dengan jalan yang kami ambil, ada sekitar 15 menit lebih kami bermotor ria dengan tidak tentu arah. Dan aq catat, ada 2 kali kami mengambil jalan yang salah dan 1x kami melewati rute yang sama. Dan kuakui aq pun sedikit panik dan tegang, ditambah dengan suasanan hujan rintik2, penerangan yang minim sekali, serta sepi walaupun banyak rumah2 penduduk dan harus kuakui… ada perasaan ke’eung ketika menginjak daerah ini. Dan diakhir perjalanan, ada 2 jalan ke kanan dan ke kiri. Aq tanya “kanan atau kiri nih?!” istriku bilang… “kanan dech kayaknya”. Dan kata “kayaknya” merupakan kata ketidakyakinan….

Kami pun menyusuri jalan tersebut, tapi kok makin sepi c??? Wah…mulai tambah ga enak nih perasaan ini. Didepan kami ada bapak2 sedang naek sepeda yang sedang melewati tempat pembuangan sampah, dan istriku bilang “coba tanyain aja ke bapak itu, jalan ini membusnya kemana?”. Akhirnya saya pun bertanya kepadanya dan bapak itu bilang “ohhh..terus aja, nanti nembus ke daerah xxx”. Karna sudah sedikit yakin, akhirnya kami lewati bapak tersebut dan beberapa saat kemudian kami menemukan gundukan2 kecil yang tidak aneh … jreng…jreng… LHOH! INI KHAN KUBURAN?!!! WUAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!! Ternyata… kami melewati kuburan dan tanpa terasa ni bulu kuduk seketika merinding!!! Untung aja jalan disepanjang kuburannya ga terlalu panjang, dan akhirnya kami pun tembus ke daerah xxx yang dimaksud si bapak bersepeda tersebut. Saya dan istri pun lega, dan aq kembali bertanya “bener ga ni arahnya???!”. “Bener a… ini udah deket ke jalan utama, tuh disitu ada gedung-gedung” ujarnya dengan yakin. Dan senangnya kami telah kembali ke jalan utama dan tidak terasa sekitar 15 menit kemudian sampailah kami kerumah mertua. Duch..leganya bisa berada dirumah😀

Hikmah yang bisa saya dapatkan dari perjalanan ini salah satunya yaitu mencari rumah tidak boleh terburu-buru, cobalah dengarkan orang-orang disekitar kita dan cobalah untuk survey perumahan yang jadi inceran berkali-kali dari berbagai sudut pandang (siang hari, malam hari, pada saat hujan deras, pada saat jam masuk/pulang kantor)😀

2 thoughts on “Lhoh…ini khan *******?!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s