Taman Nasional Komodo Labuan Bajo : Impian Yang Terwujud..!


Perjalanan dinas kali ini, membawa saya ke kota Labuan Bajo. Siapa sih yang tidak kenal dengan kota yang satu ini, apalagi untuk yang hobbynya travelling???😀 Yap… kota ini cukup terkenal bahkan sangat terkenal di dunia international dikarenakan habitat hewan komodonya. Kota ini merupakan pintu terdekat untuk mengunjungi Taman Nasional Komodo dimana komodo bisa hidup dengan bebas dialam liarnya. Dan secara resmi Taman Nasional Komodo (TNK) yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini, sejak akhir tahun 2011 terpilih sebagai salah satu dari New7Wonders of Nature.

Labuan Bajo

Labuan Bajo merupakan sebuah kota pelabuhan kecil yang berada di paling ujung barat pulau Flores atau Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota kecil yang cantik ini merupakan pintu masuk utama ke Taman Nasional Komodo (TNK). Untuk menuju ke kota ini, jalur paling singkat dan cepat tentu saja menggunakan maskapai pesawat terbang. Dan memang tidak ada penerbangan langsung ke Labuan Bajo dan mengharuskan kita transit terlebih dahulu di Bali. Dan semua maskapai rata-rata menyediakan penerbangan ke pulau Bali dengan rate mulai Rp. 525rb-an/trip. Sedangkan dari Bali ke Labuan Bajo hanya ada 2 maskapai yaitu Wings Air dan Garuda dengan rate mulai Rp. 950rb-an/trip. Yang perlu diperhatikan adalah jadwal penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo, soalnya jadwal penerbangannya tidak banyak. Dan pastikan antara jadwal penerbangan yang satu dengan yang lainnya tidak terlalu mepet, 3 jam merupakan waktu tunggu minimal yang cukup aman😀 Untuk check jadwal penerbangan, anda bisa coba skyscanner.

Transportasi Labuan Bajo

Dikota kecil yang cantik ini, angkutan umum sangatlah jarang dan biasanya masyarakat sekitar menggunakan sepeda motor dalam kesehariannya, dan itupun tidaklah terlalu banyak. Begitu sampai di bandara, ada banyak rental mobil yang menawarkan jasanya. Untuk sekedar sewa mobil menuju hotel, tarifnya sekitar Rp.100rb/mobil dan masih bisa kurang tergantung kemampuan negosiasi anda. Untuk ojeg motorpun ada, tapi sangat jarang dan tarifnya sekitar 10rb-an menuju hotel atau area pelabuhan. Sewa mobil full termasuk supirnya juga bisa, harganya sekitar Rp. 500rb/an per hari dengan mobil sekelas Avanza atau Xenia. Masih terlalu mahal??? Anda bisa juga kok sewa mobil Taft dengan tarif sekitar Rp.250rb/hari, lepas kunci tanpa supir. Hanya sekedar membantu, anda bisa menghubungi langsung drivernya pak Abin di 0852-3760-1584 untuk berkeliling di kota Labuan Bajo ini. Selain mobil tuk keliling kota kecil ini, sewa sepeda motor juga bisa kok dengan tarif sekitar Rp.70rb/hari. So…mau pilih yang mana?😀

Hotel Labuan Bajo

Hotel di kota Labuan Bajo cukup banyak bahkan untuk sekelas backpacker sampai yang mewah pun ada disini. Tapi yang perlu dicermati adalah dimanakah pusat keramaian di kota Labuan Bajo??? Pusat keramaian di kota ini terletak di areal Pelabuhannya, tepatnya di jl. Ikan Kerapu dan jl. Yos Sudarso. Jadi sebaiknya pilihlah hotel yang berada diarea ini, soalnya dekat dengan pusat keramaian dan kuliner. Dan harga yang ditawarkan pun variatif dari paling murah sampai kelas menengah ada disini. Untuk penginapan kelas backpacker, arahkan pencarian anda di sepanjang jl.Yos Sudarso. Disana banyak penginapan untuk backpacker mulai dari Rp.30rb/mlm. Untuk hotel kelas menengah, mungkin Hotel Pelangi bisa dijadikan salah satu pilihan. Hotel ini terletak di jl. Cumi-Cumi yang letaknya dibelakang jl. Ikan Kerapu dengan tarif Rp. 350rb/mlm. Karena bukan berada di jalan utama, kondisinya tidak terlalu ramai oleh hilir mudik kendaraan/orang dan sangat dekat dengan pusat kuliner malamnya. Pengen cari hotel kelas atas??? Ada juga kok, arahkan pencarian anda ke daerah Pantai Pede. Disana banyak hotel-hotel mewah seperti Bintang Flores, Jayakarta, Luwansa dan lain sebagainya. Untuk hotel-hotel yang berada di Labuan Bajo, bisa check di booking.com.

Kuliner Labuan Bajo

Tidak terlalu banyak tempat makan di kota Labuan Bajo. Sehingga pusat kuliner lokasinya hanya ada di areal pelabuhan, yaitu disepanjang jl. ikan kerapu dan diberi nama Kampung Ujung Labuan Bajo. Disepanjang jalan ini, berjejer tenda-tenda menawarkan aneka kuliner seperti ikan laut bakar/goreng, nasi goreng, ayam goreng/bakar, soto ayam, gorengan dan lain sebagainya. Harganya cukup variatif seperti nasi goreng 15rb/porsi, ayam goreng/bakar 25rb/porsi. Tapi yang tentu harus dicoba adalah ikan lautnya, masih fresh banget. Ikannya bisa digoreng, dibakar bahkan goreng-bakar dengan harga mulai Rp.30rb/ekor untuk ikan Kerapu/Kuwe. Seafood lainnya juga ada seperti gurame, cumi, udang dan lain-lain. Yang perlu lebih dikembangkan didaerah ini adalah wisata kulinernya, mudah2an bisa semakin variatif bumbu masakannya. Soalnya sayang banget, ikannya sudah fresh sebaiknya didukung dengan bumbu-bumbu masak yg juara juga😀

Obyek Wisata Labuan Bajo

Obyek wisata Labuan Bajo tentu saja Taman Nasional Komodo (TNK). Tetapi selain itu, ada beberapa objek wisata yang bisa kita kunjungi disini. Dikarenakan kota Labuan Bajo adalah kota pelabuhan dan perbukitan, maka Bukit Cinta cukup terkenal disini. Bukit Cinta terletak dekat dengan pelabuhan dan dari sini kita bisa melihat pulau dan kota Labuan Bajo dari atas bukit. Coba dech berkunjung kesini diwaktu sore dan malam, pemandangannya sangat manis sekali🙂 Untuk objek wisata pantai, anda bisa mencoba Pantai Pede dan Pantai Waicicu, disana banyak sekali hotel dengan view yang cukup ciamik. Tetapi tampaknya Pantai Pede perlu perhatian lebih dari pemerintah daerah, kurang tertata dan banyaknya sampah menjadi kendala. Selain pantai, ada juga Gua Batu Cermin dan Air Terjun Cunca Rami yang tidak terlalu jauh dari pusat kota.

Taman Nasional Komodo Labuan Bajo

Dan berbicara tentang obyek wisata Labuan Bajo, tentu tidak bisa lepas dari Taman Nasional Komodo untuk melihat komodo secara langsung di alam liarnya. Untuk melihat komodo, kita ada 2 pilihan yaitu dengan mengunjungi pulau Rinca atau mengunjungi Taman Nasional Komodo (TNK). Untuk menuju pulau Rinca sekitar 2 jam perjalanan sedangkan TNK mencapai 3 jam perjalanan menggunakan perahu/boat nelayan. Dan pilihan saya saat ini jatuh ke Pulau Rinca, soalnya lebih dekat. Ada banyak travel agent di sepanjang jalan Yos Sudarso yang menawarkan wisata ini. Harganya berkisar Rp. 1.2jt/boat/hari menuju pulau Rinca, tanpa makan siang. Dengan makan siang, sekitar Rp. 1.5jt/boat/hari. Kapal nelayan ini cukup besar, bisa menampung sampai 10 orang diluar anak buah kapal. Jadi kalau patungan 1.2jt dibagi 10 orang sekitar Rp. 120rb/orangnya. Atau kalau mau live on boat juga bisa, nego aja ke travel agentnya.

Begitu merapat ke dermaga pulau Rinca, kita akan ditemani oleh Ranger menuju ke dalam pos penjagaan untuk membayar karcis. Disini ada 3 macam trekking yaitu short, medium dan long. Trekking short memakan waktu sekitar 1 jam sedangkan untuk long bisa mencapai 3 jam. Dan tentu saja, trekking short jadi pilihan saya kali ini, maklum jarang olahraga😛. Dan trekking short pun cukup menguras keringat ditambah udara yang sangat menyengat di pulau ini. Disini kita bisa melihat komodo di alam liar tentu ditemani dengan sang ranger. Dan sekedar info, jika ada turis yang sedang haid juga bisa kok berkunjung kesini asalkan memberitahu rangernya terlebih dahulu. Komodo memiliki penciuman yang sangat sensitif dan bau darah tentu saja akan mengundang nafsu mereka. Selain penciuman yang tajam, mereka juga mampu berlari dengan sangat cepat oleh karena itu jarak aman minimal sekitar 6-7 meter. Setelah puas mengunjungi komodo di pulau Rinca, perjalanan dilanjutkan ke pulau Kelor untuk snorkling dan pada sore harinya boat pun kembali ke kota Labuan Bajo. What an adventurous journey, you must try it😀

Souvenir Labuan Bajo

Berbicara tentang souvenir, kota Labuan Bajo juga memiliki souvenir khasnya kok yaitu seperti kain ikat lokal, kain songket tenun, patung kayu komodo, kaos, gelang/kalung mutiara dan berbagai macam pernak-pernik lainnya. Untuk mendapatkan itu semua, arahkan pencarian anda disepanjang jl. Yos Sudarso, disana banyak toko cinderamata. Dan untuk harga pun tidak terlalu mahal, seperti kaos bergambarkan komodo dibandrol mulai Rp.50rb, gelang mutiara air tawar mulai Rp.75rb. Itu untuk cinderamata, sedangkan untuk oleh-oleh makanan khas  tradisional saya tidak menemukannya.

Tips Traveling Taman Nasional Komodo Labuan Bajo

Ada sekitar 1 minggu saya stay di kota Labuan Bajo, mungkin beberapa tips dibawah ini bisa membantu :
1. Untuk menuju Labuan Bajo biasanya transit terlebih dahulu di Bali, pastikan anda tidak memiliki jeda penerbangan yang terlalu mepet. 3 Jam merupakan jeda antar penerbangan yang cukup aman.
2. Siapkan pakaian yang tidak terlalu tebal, soanya cuaca disini cukup panas dan terik. Gunakan baju yang tipis berbahan katun agar cepat menyerap keringat.
3. Bawa sepatu untuk trekking di Taman Nasional Komodo / Pulau Rinca. Ga mungkin khan trekking pake sendal??😛
4. Siapkan sunblock / tabir surya biar ga terlalu gosong.
5. Kalau ada topi/kacamata hitam boleh juga tuh dibawa.
6. Untuk para backpacker sebaiknya tidak perlu carter mobil dan sewa hotel yang terlalu bagus/mahal, toh anda juga akan lebih banyak menghabiskan waktu diluar.
7. Kalau ada budget, boleh juga tuh sewa sepeda motor untuk berkeliling kota Labuan Bajo.
8. Bawa obat-obatan pribadi anda, soalnya disini jarang ada apotik. Lebih baik prepare khan daripada sibuk cari apotek, apalagi kalau obat pribadinya khusus.
9. Hanya ada jaringan Telkomsel dan Indosat yang cukup baik disini, selain itu tidak bisa diharapkan. Dan bagi yang internetnya harus always on, Telkomsel/Simpati jadi satu-satunya yang bisa diandalkan.
10. Jika anda suka keramaian, carilah hotel dekat dengan area Pelabuhan yaitu disepanjang jl. Ikan Kerapu dan jl. Yos Sudarso yang sepanjang hari cukup ramai.
Sekian sekilas cerita travelling to Taman Nasional Komodo Labuan Bajo. Gimana? Siap memasukkkan Labuan Bajo ke dalam Wish Trip anda? Lets pack and go…!!!🙂

2 thoughts on “Taman Nasional Komodo Labuan Bajo : Impian Yang Terwujud..!

  1. nice post….. yuppp setuju banget sama blog ini…. indonesia is very beautifull……
    labuan bajo : pulau komodo dengan pink beachnya, pulau rinca, kalau mau snorkling di pulau kanawa, dan liat kalong berterbangan di pulau kalong…. dsb….bagus banget….kalau dalam kota wajib ke batu cermin…. kalau sempat dan ada waktu bisa mengunjungi juga air terjun disana….. sayang kalau dilewatkan bagi para travelers…… saya menghabiskan 2 minggu untuk berkeliling…. untuk sewa motor… kisaran sekitar 75.000 per hari tetapi saya dapat satu penyewaan dengan harga yang miring…. Yan namanya cm 60.000 perhari, kalau perminggu dan perbulan bisa lebih murah…. contactnya 081236230495… bisa lewat whatsapp, line, sms juga. kapan kapan saya mau travelling lagi kesana bersama keluarga besar…..
    semoga info ini dapat membantu…..^^

    • Ooo… udah pernah ke pulau kanawa ya? Bisa infoin ratenya berapa ya? Punya contact personnya?
      Kl ga ada halangan, bulan maret mau ke Labuan Bajo lagi, pengen ke Kanawa juga.
      Kl ga salah, kita dijemput di dermaganya khan ya sama pemilik Kanawanya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s