Vacation Ala Backpacker to Bali


Bali, nama yang tidak asing lagi ditelinga kita. Rata2 masyarakat umum pasti mengenal kata ini, Bali, salah satu tempat wisata terbaik yang terletak di Indonesia. Dan wisatawan mancanegara pun mengakuinya, salah satu spot wisata yang cukup recomended didunia ini. Bali merupakan salah satu tempat yang recomended, karena pulau dewata ini memiliki beberapa spot wisata yang sangat layak untuk dikunjungi.  Bahkan karena sangat menjamurnya tempat wisata tersebut, buwat kita yang memiliki waktu liburan yang terbatas (*3 hari kurang) harus cukup jeli memilih spot-spot tersebut. Dan akhirnya kesampaian juga, saya dan istri beserta teman-teman semasa kuliah menyambangi tempat wisata ini dengan ala backpacker diawal bulan Februari 2012.

Disebut dengan ala backpacker karena dengan minimum budget bisa juga nyampe di Bali. Dimulai dengan mencari tiket pesawat yang sedang promo/ekonomi dan disarankan untuk menggunakan maskapai airasia untuk mendapatkan harga yang sangat ekonomis. Dengan pemesanan sekitar setahun sebelum keberangkatan😉, kami mendapatkan tiket yang cukup murah Jakarta – Bali (PP) : Rp. 600.000/orang. Yang perlu diperhatikan harga tersebut diluar bagasi, tidak mendapatkan snack didalam pesawat dan tentu saja belum termasuk airport tax sebesar Rp.40.000/orang.

Pemberangkatan menuju Bali sengaja dimulai dari Jakarta, karena banyak teman2 kuliah berdomisili disini. Untuk menuju bandara Soetta, dari Bandung saya dan istri menggunakan travel Cipaganti dengan biaya Rp. 150rb/org. Selain pakai travel, sebenarnya bisa juga menggunakan bus primajasa yang langsung menuju bandara dengan harga yang lebih ekonomis, Rp.70rb saja. Perjalanan Bandung – bandara Soetta memakan waktu sekitar 3 jam dan jam 04:30 subuh pun kami sudah mencapai bandara. Pesawat airasia yang kami pesan berangkat jam 05:30 dan perjalanan Jakarta – Bali memakan waktu sekitar 2 jam sehingga jam 9 pagi kami sudah mencapai Bandar Udara Ngurah Rai di Bali.😀

@ Bandar Udara Ngurah Rai Bali

Sampai di Ngurah Rai, kami sudah ditunggu ama mobil carteran untuk berplesiran selama di Bali. Untuk jalan2 selama di Bali, disarankan kita nyarter mobil walaupun bisa juga sih nyarter motor. Selama di Bali kami sewa mobil APV, 400rb/hari, sudah termasuk bensin+supir dan bisa ngangkut ampe 8 penumpang. Sebelum mencari penginapan, kami singgah dulu di tempat makan soalnya perut dah minta diisi😀. Kami singgah di Warung Makan Ayam Betutu Gilimanuk. Ayam betutu gilimanuk merupakan salah satu makanan khas Bali disamping sate lilit dan lawarnya. Disini kami pesan ayam betutu, sate lilit dan beberapa menu lainya.

Ayam Betutu Gilimanuk

Maknyooozzzz….!!!

Setelah perut terisi fulltank waktunya mencari penginapan. Dan karena ala backpacker, kami memilih menginap di Poppies Lane yang terletak didekat pantai Kuta.  Untuk mencapai Poppies, parkirkan saja kendaraan di Kuta Bex kemudian by on foot kita masuk kedalam gang-gangnya tuk cari penginapan. Didalam gang Poppies, kondisinya sangat ramai, banyak turis berlalu lalang dan banyak penjual souvenir disepanjang gangnya.

Poppies Lane

Rata2 harga perkamar di Poppies Lane diatas 100rb/malam. Dan setelah mengubek-ubek sekitar 2 jam di Poppies Laen, akhirnya dapet juga yang 100rb/kamar/malem dan bisa diisi 2 orang. Fasilitasnya seadanya, kayak kost2an seperti kamar mandi dalem, kasur, kipas angin dan lemari baju ukuran kecil. Kami menginap di Ayu Beach Inn 2, dekat dengan Hardrock Cafe, pantai Kuta, minimarket dan semua itu bisa dicapai dengan walking on foot sekitar 10 menitan😀

Penginapan Ayu Beach Inn 2

Setelah beristirahat sejenak di penginapan, waktunya jalan-jalan. Tujuan pertama sengaja kami pilih pantai Kuta, soalnya paling dekat dan tentu saja free😉. Dengan cukup berjalan kaki sekitar 5 menit dari dalam Poppies Lane sampailah di Pantai Kuta. Sangat disayangkan, pada saat kami ke pantai Kuta kondisinya sedang kotor oleh sampah. Hal tersebut dikarenakan arus laut membawa sampah-sampah yang berasal dari laut menuju pantai Kuta. Sebenarnya ada juga petugas kebersihan yang setiap pagi menyapu pantai Kuta, agar terbebas dari sampah laut ini.

Di pantai Kuta ini, sebenarnya cukup berbahaya untuk berenang, kita harus memperhatikan rambu-rambu yang membolehkan untuk berenang. Selain berenang, di pantai Kuta ini banyak juga yang berselancar. Penyewaan papan luncur menjamur dimana-mana, kalau mau belajar surfing juga bisa disini. Tapi buwat kami, feel untuk berenang malah tidak muncul😉, kami hanya sekedar menikmati keindahan pantai Kuta dengan deburan ombaknya yang kencang. Terasa banget… kepenatan dan kejenuhan rutinitas dibawa pergi oleh angin-angin pantai. …Lebay mode ON😀

Pantai Kuta Bali

Istirahat sejenak @ Pantai Kuta Bali

Didepan monumen Kura-Kura

Maap yach, numpang narcis di blog sendiri

Beberapa hasil jepretan di Pantai Kuta Bali, bisa dilihat melalui link ini

Bersambung ke Vacation Ala Backpacker to Bali [Part 2]

5 thoughts on “Vacation Ala Backpacker to Bali

  1. Pingback: Vacation Ala Backpacker to Bali [Part 2] « To ~ reizen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s